BPDASHL WSS Gelar Camping RHL di Bukit Kendeng, Bangun Semangat KTH dan Pokdarwis

Date:

Share post:

BPDASHL WSS Gelar Camping RHL di Bukit Kendeng Pesawaran - 3
(Foto: dok. BPDASHLWSS)

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BPDASHL WSS), bersama Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, mengadakan kegiatan Penanaman Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Agroforestry Skema Bibit Unggul, di Bukit Kendeng, Pesawaran, Lampung, pada tanggal 20 dan 21 Februaru 2022.

Acara penanaman tersebut dibuat dengan konsep ‘Camping RHL’. Diikuti oleh Pokdarwis Desa Sumberjaya, Kelompok Tani Hutan, UPTD KPH Pesawaran, BPDASHLWSS dan penggiat lingkungan.

Baca juga:
* Bupati Dendi: Ayo Berkunjung ke Pulau Wayang di Pesawaran

- Advertisement -

Agendanya antara lain diskusi kelompok membahas rencana penanaman RHL. Serta rencana pengembangan agrowisata dengan tanaman buah unggul, dan berkemah.

Senin (21/02) pagi, seluruh peserta menikmati keindahan alam dan menanam bersama seluruh anggota kelompok tani dalam rangka RHL swakelola kelompok seluas 36 Ha.

Kepala BPDASHL WSS, Idi Bantara, mengatakan Kawasan Bukit Kendeng di Desa Sumberjaya, Kecamatan Way Ratai, ini dibawah pembinaan KPH Pesawaran.

“Lokasi ini memiliki potensi alam yang baik. Seperti camping ground, outbound, dan lahan hutan untuk penanaman. Juga tersedia warung mini, MCK dan sarana air bersih.” Kata Idi Bantara.

- Advertisement -
Bangun Semangat KTH dan Pokdarwis - BPDASHL WSS Gelar Camping RHL di Bukit Kendeng Pesawaran - 1
(Foto: dok. BPDASHLWSS)

Camping ini, terang Idi, menjadi media pendidikan memahami fungsi hutan lindung dan peran masyarakat bagi kelestariaan hutan.

“Kawasan Wisata Bukit Kendeng adalah kawasan hutan lindung yang menjadi salah satu sasaran penanaman rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) tahun 2020.” Kata Idi Bantara di akun Facebooknya, Selasa (22/02) pagi.

Menurut Idi, potensi wisata Bukit Kendeng sangat baik. Lokasi camping sangat cocok bagi kawula muda yang suka tantangan.

“Puncak bukit yang memiliki ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, tentu menyajikan suasana dingin ditemani angin yang cukup berdesir.” Ungkapnya.

Idi pun meyakini tempat ini mampu bersaing dengan kawasan wisata alam lain di Lampung.

“Akses menuju lokasi bisa ditempuh dengan jalan kaki, kira-kira jarak dari pemukiman sejauh 1 km, atau naik ojek hutan. Jelasnya.

“Kemudian, di desa bawahnya ada air terjun yang indah alami dan belum tercemar limbah.” Imbuhnya.

Baca juga:
* Presiden Serahkan SK Hutan Sosial dan TORA, Total Luas 520 Ribu Hektare

Menutup unggahan statusnya, Idi Bantara pun mengutip sebuah quote dari Pierre Teilhard de Chardin. “Masa depan adalah milik mereka yang memberikan alasan harapan bagi generasi berikutnya”.

Salam Rimbawan camping RHL 2022.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Related articles

Menparekraf Apresiasi Investasi Pembangunan Amenitas Baru di Sekupang, Batam

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi terhadap industri...

Semarakkan Ramadan, GenPI Kota Dumai Gelar Kegiatan Amal

Minggu,31 Maret 2024 - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Dumai melaksanakan kegiatan berkah di bulan suci ramadan berupa...

Rayakan Ulang Tahun ke-7, Genpi Jateng Gelar Tasyakuran & Buka Puasa Bersama

Semarang, 23 Maret 2024. Generasi Pesona Indonesia Jawa Tengah menggelar kegiatan Tasyakuran dalam memperingati hari jadi Genpi Jateng...

The thrill of white water rafting on the Alas River with Ketambe Adventure | Ketambe Adventure

Ketambe Adventure - Alas River (Lawe Alas) is a river located in Aceh and is the longest river...