Kadisparekraf Lampung Dorong Kolaborasi Pengembangan Kampung Tapis Lugusari di Pringsewu

Date:

Share post:

Kadisparekraf Lampung Dorong Kolaborasi Pengembangan Kampung Tapis Lugusari di Pringsewu - 1
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pringsewu Rusdiana Adi Erlansyah, di Galeri Tapis Lugusari, Selasa (7/2/2023) sore. (Foto: Yopie Pangkey)

Salah satu prioritas pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung sesuai arah kebijakan yang ditetapkan oleh Gubernur Lampung adalah membangun desa wisata.

Salah satu dari tiga desa yang dicanangkan sebagai Sentra Industri Kerajinan dan Desa Wisata Kampung Tapis adalah Desa Lugusari di Kecamatan Pegelaran, Kabupaten Pringsewu.

Baca juga:
* Gubernur Arinal Djunaidi Buka Semarak UKM/IKM Lampung Berjaya 2022

- Advertisement -

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan mengatakan, desa ini sudah menjadi kampung tapis sejak tahun 1992.

“Ditetapkan sebagai Sentra Industri Kerajinan dan Desa Wisata Kampung Tapis oleh Gubernur Arinal karena memiliki potensi pengembangan pariwisata. Selain wastra tapis sebagai daya tarik utama, juga ada daya tarik berupa Bendungan Way Sekampung, persawahan, perbukitan, dan lain sebagainya.” Kata Bobby di Galeri Tapis Lugusari, Selasa (7/2) sore.

“Saya lihat, masyarakatnya juga sudah siap menerima kunjungan wisatawan. Baik itu wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara yang memiliki minat khusus pada wisata wastra tapis.” Kata Bobby.

Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Bobby menambahkan, akan mendorong desa ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Lampung.

- Advertisement -

Dalam hal ini, perlu adanya kontribusi dan kolaborasi stakeholder pariwisata dalam mewujudkan Desa Lugusari sebagai Sentra Industri Kerajinan yang terintegrasi dengan Desa Wisata.

Baca juga:
* Gernas BBI, Kemenperin Pacu 30 IKM Asal Lampung Tembus Pasar Ekspor

“Dalam beberapa kunjungan saya ke Lugusari, saya menyertakan stakeholder. Karena strategi kedepan dalam pengembangan pariwisata adalah mengedepankan kontribusi dan peran serta stakeholder dan komunitas.” Terangnya.

“Apalagi kalau kita bicara kekuatan ekonomi, itu memang berada di masyarakat. Jadi pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata, akan terus mendorong masyarakat atau komunitas untuk berada di depan dan berkolaborasi dalam membangun pariwisata di Desa Lugusari ini.” Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Related articles

Menparekraf Apresiasi Investasi Pembangunan Amenitas Baru di Sekupang, Batam

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi terhadap industri...

Semarakkan Ramadan, GenPI Kota Dumai Gelar Kegiatan Amal

Minggu,31 Maret 2024 - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Dumai melaksanakan kegiatan berkah di bulan suci ramadan berupa...

Rayakan Ulang Tahun ke-7, Genpi Jateng Gelar Tasyakuran & Buka Puasa Bersama

Semarang, 23 Maret 2024. Generasi Pesona Indonesia Jawa Tengah menggelar kegiatan Tasyakuran dalam memperingati hari jadi Genpi Jateng...

The thrill of white water rafting on the Alas River with Ketambe Adventure | Ketambe Adventure

Ketambe Adventure - Alas River (Lawe Alas) is a river located in Aceh and is the longest river...