Karya ‘Indomie Jaksel Abis’ Viral, Yuk Kenalan Sama yang Buat

Date:

Share post:

Adrianka Anka @tigabelas TandaSeru @tandaseru.di Luncurkan Indomie Jaksel Abis Rasa Literally Must Try
Unggahan Adrianka Anka di akun Instagram @tigabelas yang mengunggah foto Indomie “Jaksel Abis Rasa Literally Must Try”. Hasil kolaborasi dengan TandaSeru @tandaseru.di.

Tandaseru berkolaborasi dengan pendirinya, Adrianka Anka, meluncurkan karya Indomie “Jaksel Abis” dengan rasa “Literally Must Try” pada akhir pekan Januari lalu.

Di akun Instagram @tigabelas, Adrianka mengunggah produk karya Indomie ternarunya ini. Dengan ditambahkan keterangan yang sangat kekinian. Atau yang terkenal dengan Bahasa Jaksel.

Tak ayal unggahan tersebut mendatangkan banyak respon positif dan lucu di kolom komentarnya.

- Advertisement -

Baca juga:
* Ghozali Ghozalu Viral Karena Foto Selfie-nya Raih US$1 Juta

Foto yang terlihat asli ini pun menjadi viral. Dalam satu kesempatan Tim Brand Indomie menyatakan tidak pernah mengeluarkan produk ini.

Mereka menjelaskan, produk dalam foto tersebut hanyalah merupakan hasil editing.

Untuk kamu ketahui, Tandaseru adalah agensi digital yang berfokus di bidang digital imaging, retouching, dan 3D Commercial. Sedangkan Adrianka Anka adalah seorang seniman lokal yang juga kerap disapa dengan panggilan Anka atau Tiga Belas.

- Advertisement -

Sudah mengenal ‘Budaya Jaksel’? Budaya ini didasarkan pada kesamaan karakteristik di antara orang-orang yang tinggal dan bepergian di area Jakarta Selatan.

Mereka terkenal dengan gaya berbicara yang menggunakan campuran dua bahasa. Yaitu mencampurkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Serta memiliki beberapa frasa berbeda dari kebanyakan orang di daerah lain.

Selain itu, budaya Jaksel juga memiliki beberapa stereotype berdasarkan area yang lebih spesifik.

Sebelumnya, agensi kreatif ini juga telah mengeluarkan beberapa karya Indomie lainnya. Seperti “A New Version of Indomie” yang menampilkan Indomie dalam versi kemasan unik dalam bentuk lingkaran.

Banyak karya Indomie buatan @tigabelas ini hanya dilakukan sebatas digital imaging. Namun ternyata Tiga Belas juga memiliki karya Indomie yang dipasarkan secara komersial. Yaitu untuk varian rasa “Indomie Goreng Iga Penyet”.

Berfokus pada bidang digital imaging, Anka dan tim kerap menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Menghasilkan berbagai karya dan produk yang menarik dilihat untuk klien.Juga untuk dirinya sendiri sebagai content creator.

Dalam keterangan tertulis yang genpi.id terima, Selasa (15/02/2022), Adrianka Anka mengaku banyak mendapat inspirasi dari hal-hal yang dekat dengan dirinya.

Juga berbagai hal yang familiar di masyarakat. Sehingga karya-karyanya mudah dikenali dan dimengerti.

“Contohnya karya Indomie Jaksel yang saya garap bersama Tandaseru belum lama ini. Ternyata mendapatkan banyak komentar positif, lucu, dan di-repost seperti karya Indomie lain yang saya buat di tahun lalu.” Kata Adrianka, Founder Tandaseru.

Bagi Adrianka, ada banyak kemungkinan untuk sebuah gambar atau objek yang tadinya terlihat biasa saja untuk dibuat menjadi unik dan menarik perhatian.

“Dan itulah yang saya lakukan bersama tim,” Imbuhnya.

Sudah lebih dari 15 tahun Anka menggeluti bidang seni dan desain. Memiiki kemampuan photo editing dan benar-benar memperhatikan detail. Dengan kemampuan dan ketelitiannya tersebut ia sukses memenangkan berbagai penghargaan nasional dan internasional.

Penghargaan yang ia dapatkan antara lain; Adstar, Adfest, Spikes Asia, Citra Pariwara, Cannes Lion, dan D&AD.

Dalam penghargaan Citra Pariwara ke-34, ia bahkan dipercaya menjadi jurinya.

Ia juga telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri komunikasi kreatif. Serta mendapatkan banyak proyek bersama merek ternama lokal sampai dengan global. Antara lain Biore, Gojek, McDonalds, Indomilk, dan Pocari Sweat.

Anka mengungkapkan, ia mendirikan Tandaseru Detailed Imaging di tahun 2010 untuk memenuhi kebutuhan pasar akan jasa gambar visual untuk tujuan komersialisasi produk.

Tanda Seru, lanjut Anka, juga kerap bekerja sama dengan beberapa seniman lainnya untuk senantiasa memberikan karya yang terbaik.

Setelah 12 tahun berkarya, portofolio klien dari berbagai industri yang berbeda mulai bertambah. Mulai dari lembaga keuangan, otomotif, FMCG, perawatan kesehatan, hingga peralatan rumah tangga.

Seperti Garuda Indonesia, BritAma, BCA, Honda, Nestlé, Unilever, dan masih banyak lainnya.

Tandaseru, hingga saat ini, telah meraih penghargaan dari AdFest, Epica Awards, Citra Pariwara, Spikes Asia, dan Cannes Lion.

“Muali tahun 2015 sampai sekarang, kami kerap memenangkan banyak penghargaan dari Citra Pariwara dalam beberapa kategori. Seperti Art Directing, Print Category, Public Service, dan Print Campaign.” Anka menjabarkan.

Di tahun 2020, mereka mendapatkan banyak winning-awards dari Karya McDonald’s – “Work From Home” dan “Happy Meals.”

Baca juga:
* Mie Bangcat di Padang Panjang, Pedasnya Disukai Banyak Pelanggan

“Melalui kolaborasi viral ini, kami berharap akan selalu dapat memberikan ide kreatif yang penuh arti melalui gambar visual digital imaging yang dibuat bersama,” Kata Anka.

“Serta dapat terus memberikan perkembangan signifikan untuk klien dan konsumen.” Tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Related articles

Dukung Program Kemenparekraf, Gubernur Ganjar Serukan “Ayo Piknik Dalam Negeri”

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerukan "Ayo Piknik Dalam Negeri" usai menjadi pembicara Launching 100 Pekat...

Promosikan Wastra dan Kreator Design Jawa Timur, East Java Fashion Harmony Kembali Digelar

East Jafa Fashion Harmony (EJFH) merupakan sebuah program apresiasi dan publikasi WASTRA JAWA TIMUR melalui tampilan fashion modern...

Resmi Dilantik Bupati, Genpi Merauke Siap Populerkan Wisata Papua Selatan

Generasi Pesona Indonesia ( Genpi) Merauke telah resmi dideklarasikan pada Senin 28 November 2022. Bupati Merauke Romanus Mbaraka...

Dongkrak Promosi Pariwisata, Maluku Utara Launching Festival Moloku Kie Raha

Festival Moloku Kie Raha merupakan Event Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku Utara yang di rancang pada...