Promosikan Wastra dan Kreator Design Jawa Timur, East Java Fashion Harmony Kembali Digelar

Date:

Share post:

East Jafa Fashion Harmony (EJFH) merupakan sebuah program apresiasi dan publikasi WASTRA JAWA TIMUR melalui tampilan fashion modern yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2019.

East Java Fashion Harmony memiliki visi untuk untuk mengangkat dan mempopulerkan produk Wastra (Batik dan Tenun) dan Kreator Desain Jawa Timur dengan Kearifan Lokal dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi kerakyatan dari para perajin batik, ekonomi kreatif melalui karya kreatif para designer Jawa Timur dan ekonomi secara global Jawa Timur untuk Indonesia dan Dunia. MISI – Sebagai upaya untuk melindungi , mengembangkan, memanfaatkan dan membina potensi budaya bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melalui Wastra.

- Advertisement -

Setelah melewati masa demi masa East Java Fashion Harmony kini masuk tahun ke 4. Pada tahun pertama 2019 EJFH digelar di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya yang dihadiri lebih dari 750 penonton dari seluruh Jawa Timur, dengan mengangkat Batik Sekar Jagad sebagai Simbol kebersamaan. Pada perhelatan kedua EJFH diselenggarakan di VILLA SOLONG Banyuwangi, event outdoor pertama di masa Pandemi yand diselenggarakan secara ketat di pinggir pantai dan mengangkat Batik Gringsing sabagai lambang untuk sehat kembalai. East Java Fashion Harmony ketiga kembali ke Balroom dimana saat itu Pandemi kembali meningkat, EJFH diselnggarakan dalam kondisi prihatin tetapi tetap elegan dengan wastra dan fashionnya di Grand Mercure Malang, dengan menampilkan Batik Junjung Drajat symbol bangkit kembali dan mengangkat derajat Jawa Timur.

WISDOM TO MAJESTIC

East Java Fashion Harmony keempat ini mejawab banyak tantangan dalam penyelenggaranya karena kembali kea outdoor, destinasi wisata, dan mengangkat kearifan lokal dari berbagai lini. Batik klasik dan batik budaya sebagai pengenalan ke publik bahwa Jawa Timur memiliki banyak batik bersejarah dan bermakna tinggi dalam penggunaanya. Batik klasik yang merupakan batik yang sudah ada sejak lama bahkan pada masa kejayaan Majapahit, sedangkan batik budaya adalah batik-batik yang biasa dipakai dalam berbagai upacara budaya masyarakat Jawa Timur dari kelahiran, perkawinan, kejayaan hingga kematian.

- Advertisement -

Memilih Segara Wedi Gunung Batok Tengger-Bromo sebagai venue East Java Fashion Harmony keempat ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan sejarah, budaya dan alam Jawa Timur yang sudah terkenal di manca Negara sebagai destinasi wisata yang luar biasa. Udara dingin pegunungan, bisikan pasir, keramahan, hingga suasana magis gunning bromo sangat dekat dengan wastra yang dibawakan. Konservasi alam menjadi insprasi seperti halnya kekuatan pohon Cemara Gunung dan Bunga Edelweis yang tidak pernah layu bukti bahwa Bromo adalah wisata alam yang terus dijaga. Tradisi dan budaya warga Tengger yang menyatu dengan spiritual sangat menenangkan jiwa saat kita berada disetiap sudut keindahan gunung Bromo.

Kearifan lokal tersebut dikemas dan kemudian disandingakan dengan Batik Klasik dan Batik Budaya dari beberapa daerah di Jawa Timur yang dipastikan sebagai kota batik untuk klasik dan budaya seperti, Banyuwangi, Probolinggo, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Tulungagung, Trenggalek, Bangkalan dan Pamekasan.

Dengan melibatkann para designer asli Jawa timur untuk membuat batik tersebut menjadi sebuah karya fashion yang luarbiasa yaitu: Denny Wirawan (Guest Designer – IPMI Jakarta), Embran Nawawi (designer East Java Fashion Harmony), Lia Afif (invited designer – APPMI), Gita Orlin (APPMI), Novita Rahayu (PERSANA), Ajeng Wibowo (PERSANA), Arinda Nurma (IFC – Surabaya), Enricho Ho (IFC – Surabaya), Isyam Syamsi (independent Designer), Rizkyesa Sauqi (Komintas Designer Banyuwangi – KDB) dan Imam Mustafa (ETNURA).

East Java Fashion Harmony menjadi lebih percaya diri dengan mempertemukan Wastra Batik klasik dan budaya dengan para designer yang sudah melalui sesi kurasi. Mahakarya kearifan lokal/ Wisdom ditangan para creator handal kan menjadikan wastra tersebut sebagai karya yang agung/ Majestic.

TOP TEN KHARISMA EVENT NUSANTARA

Event yang awalnya hanya sebagai apresiasi terhadap Wastra Jawa Timur dan termasuk masih bayi dalam pelaksanaanya kemudian didaftarkan oleh fihak DISBUDPAR Jawa Timur ke Kharisma Event Nusantara (KEN) dari KEMANPAREKRAF untuk diadu dengan 310 event seluruh Indonesia. Jawa Timur yang semula mengirimkan 10 event termasuk EJFH terpilih 5 event dari 110 yang terpilih menjadi event nasional, dan ternyata East Java Fashion Harmony masuk di 10 Besar Event terbaik untuk tahun 2022.

Kebanggaan ini menjadi tolakan untuk membuat East Java Fashion Harmony terwujud sesuai konsep yang sudah dipaparkan di KEMENPARREKRAF, untuk itu kami menggundang teman teman media menjadi tamu pertama yang melihat sebagian dari koleksi WISDOM TO MAJESTIC batik klasik dan budaya dalam fashion modern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Related articles

Kepala BPHL Wilayah VI Sambangi Gapoktanhut Pujo Makmur Desa Banjaran

Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah VI Tuti Alawiyah Lubis menyambangi Gapoktan Pujo Makmur, Rabu (1/2/2023). Kunjungan ini...

Bawa 124 Wisman, Kapal Pesiar MV Ocean Odissey Singgah di Tanjung Emas Semarang

Suasana pintu kedatangan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terlihat meriah pada hari Selasa (31/01/2023) pagi. Beberapa petugas melakukan...

Hadirkan Dinas Sosial dan Dinas Koperasi Bantul, KKN 4 UMBY Buka Program Ekonomi Kreatif Untuk Komunitas Difabel Gumregah

KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta kelompok penugasan khusus yang berlokasi di Komunitas Difabel Gumregah, Argorejo, Sedayu selenggarkaan pembukaan...

Luncurkan KEN dan Sportive 2023, Kemenparekraf Gaungkan Gerakan Nasional Bangga Berwisata Di Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2023 pada Sabtu (28/01/2023) bertempat...